Adaptasi Morfologi

Adaptasi Morfologi merupakan bentuk adaptasi pada makhluk hidup yang paling mudah kita kenal. Sebab adaptasi morfologi berkaitan dengan bentuk tubuh organ tubuh bagian luar.

Beberapa contoh adaptasi morfologi  pada hewan :
 1). Bentuk paruh pada burung
Jenis makanan setiap burung berbeda-beda. Untuk itu, burung memerlukan paruh yang sesuai dengan makannnya, agar dapat bisa mengambil makanan dari lingkungannya. Aneka ragam bentuk paruh burung itulah yang merupakan contoh dari bentuk adaptasi morfologi pada bentuk paruh burung.


2). Betuk kaki pada burung
Selain dapat dilihat dari bentuk paruhnya, adaptasi morfologi ada burung juga dapat dilihat dari bentuk kakinya. Seperti halnya paruh burung, bentuk kaki burung pun beranekaragam sesuai dengan cara hidup dan makanannya.
 

3). Bentuk mulut serangga
Adaptasi morfologi pada serangga dapat kita lihat pada tipe mulutnya. Bagian mulut serangga dasarnya terdiri atas satu bibir atas (labrum), sepasang rahang (mandibula), satu hipofaring, sepasang maksila, dan satu bibir bawah (labium).


Beberapa contoh adaptasi morfologi pada tumbuhan :
1).  Tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit)
Ciri-cirinya: sistem perakarannya panjang, daunnya berubah menjadi duri dan sisik, batangnya terdapat suatu jaringan berspons, kulit luar daun tebal, dan mempunyai lapisan lilin yang tebal untuk mengurangi penguapan. Salah satu contohnya, kaktus. Kaktus memiliki bentuk daun berduri untuk mengurangi penguapan.

2). Tumbuhan yang hidup di daerah lembab (higrofit)
Ciri-cirinya: mempunyai daun yang tipis dan lebar, permukaan daunnya mempunyai banyak mulut, mempunyai lapisan berdinding tebal. Salah satu contoh tumbuhan higrofit adalah tanaman paku.
 

3). Tumbuhan yang hidup didalam air (hidrofit)
Ciri-cirinya: memiliki daun yang tipis dan lebar, tangkai daunnya berongga yang berfungsi untuk bernafas atau pertukaran gas , mengapung dipermukaan air. Salah satu contoh tanaman hidrofit adalah teratai.
 K4 (Kebun Raya Bogor)

1 komentar: