Membencinya itu mungkin yang bisa aku katakan tentang perasaanku pada perempuan satu ini. Iya memang aku tau dia tidak bersalah sama sekali kalau dia mendekatimu dan akrab denganmu, tapi namanya perempuan ya emang banyak yang bilang; semuanya pake perasaan.
Dan mungkin aku salah satunya, perasaan benci dan iri yang tumbuh pada perempuan itu yang sekarang bisa sebegitu dekat dengan kamu, yang dulu itu adalah Aku. Aku merindukan itu.
Namun aku tetap hanya bisa diam, diam, diam, dan tetap diam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar