Minggu, 09 Februari 2014

Special for nine.

Selamat siang tanggal sembilan.
Sembilan yang ke-enam dimana kita benar-benar sudah tak pernah bertatap muka, aku sangat merindukanmu kak.
Sembilan yang ke-dua puluh satu andaikan kamu masih benar-benar ada disini, disampingku, disisi ayah ibu, didunia. Disini aku sangat merindukanmu.

Aku rindu dimana tawaku selalu membuncam karena semua tingkah lakumu yang berniat untuk mengangguku.
Aku rindu dimana air mataku selalu menetes karena ketakutan.
Aku rindu dulu dimana kita yang masih sama-sama kecil berebut boneka yang sebenarnya sudah tidak layak disebut boneka lagi.
Aku rindu dulu setiap ada boneka baru, kamu yang selalu menamainya.
Aku rindu bermain playstation sama-sama hingga tak kenal waktu.
Yang pasti, aku benar-benar merindukan semua itu. Merindukanmu.

Aku selalu ingat apa saja yang pernah kita lakukan dulu. Kelakuan yang masih benar seperti anak-anak yang lucu.
Dan, di setiap mengingat semuanya dulu, rasanya aku benar-benar tak kuasa untuk menjatuhkan air mata. Namun, air mata saja tak bisa membuat kita bertemu secepat itu sekarang. Mungkin hanya doa satu-satunya bentuk kerinduan yang bisa aku sampaikan sekarang.

Untuk kakak yang akan selalu kurindukan. Selamat tanggal sembilan februari, selamat ulang tahun. Aku hanya berdoa yang terbaik untukmu, semoga kamu disana benar-benar menjadi kekasih yang memberi kehidupan ini. Doaku semoga aku, ibu, ayah, dan mas oni bisa ketemu lagi nanti di surga yang indah. Amin.

                                                                            Happy birthday, I love you, miss you.
                                                                                     special for you my brother, Rachmad Fathoni:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar